Repost Sejarah Kabupaten Sanggau Part 14 (Nama Raja Sanggau dari Dara Nante hingga Pangeran Ratu H. Gusti Arman Surya Negara tahun 2009)

Silsilah Urutan para pemegang tampuk pemerintahan di Kerajaan/Kesultanan Sanggau yang berhasil ditemukan dari buku karya J.U.Lontaan yang berjudul Sejarah Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat” dan tulisan bertajuk “Kesultanan Sanggau” karya A. Roffi Faturrahman, et.al. (tt) yang terhimpun dalam buku Istana-istana di Kalimantan Barat adalah sebagai berikut: 




  1. Dara Nante (1310 M). 
  2. Dakkudak 
  3. Dayang Mas Ratna (1485-1528 M). 
  4. Dayang Puasa atau Nyai Sura (1528-1569 M). 
  5. Abang Gani bergelar Pangeran Adipati Kusumanegara Gani (1569-1614 M). 
  6. Abang Basun bergelar Pangeran Mangkubumi Pakunegara (1614-1658 M). 
  7. Abang Bungsu (Uju) bergelar Sultan Mohammad Jamaluddin Kusumanegara (1658-1690 M). 
  8. Abang Kamaruddin bergelar Sultan Akhmad Kamaruddin (1690-1722 M). 
  9. Panembahan Ratu Surya Negara bergelar Sultan Zainuddin (1722-1741 M). 
  10. Abang Tabrani bergelar Pangeran Ratu Surya Negara (1741-1762 M). 
  11. Panembahan Mohammad Thahir I Surya Negara (1762-1785 M). 
  12. Pangeran Usman bergelar Panembahan Usman Paku Negara (1785-1812). 
  13. Panembahan Mohammad Ali Surya Negara (1812-1823). 
  14. Sultan Ayub Paku Negara (1812-1828). 
  15. Panembahan Mohammad Kusuma Negara (1812-1860). 
  16. Panembahan Mohammad Thahir II (1860-1876). 
  17. Panembahan Haji Sulaiman Paku Negara (1876-1908). 
  18. Panembahan Gusti Mohammad Ali Surya Negara (1808-1915). 
  19. Pangeran Gusti Mohammad Said Paku Negara (1915-1921). 
  20. Panembahan Thahir Surya Negara (1921-1941). 
  21. Gusti Mohammad Arif (1941-1942). 
  22. Ade Marhaban Saleh (1942-1944). 
  23. Panembahan Gusti Ali Akbar (1944-1945). 
  24. Panembahan Gusti Mohammad Taufik Surya Negara (1945). 
  25. Pangeran Ratu H. Gusti Arman Surya Negara (2009). 
Sistem pemerintahan Kerajaan Sanggau sejak masa awal atau ketika didirikan pertama kali oleh Dara Nante pada tahun 1310 masih berdasarkan aturan dan hukum-hukum adat setempat. Pejabat sementara pengganti Dara Nante, yakni Dakkudak, ternyata tidak dapat mengelola pemerintahan Kerajaan Sanggau dengan baik.

Dakkudak tidak mampu menjalankan undang-undang adat dengan semestinya. Ketidakmampuan ini membuat Dakkudak memilih pergi meninggalkan Kerajaan Sanggau. Pengganti Dakkudak adalah keturunan Dara Nante yang bernama Dayang Mas Ratna (1485-1528 M). 

Ingin akses berita Sanggau Informasi tanpa sinyal atau offline ? Silahkan download aplikasi Sanggau Informasi disini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel