Ticker

7/recent/ticker-posts

Pelan tapi pasti Google menandingi dan ingin mengalahkan Iphone dari segi Performa

Sejak tahun 2018 kita banyak disuguhkan aplikasi Google Go. Menurut informasi valid dari Google aplikasi ini dibuat untuk Smartphone versi Low Entry Level. Semua aplikasi marga Go adalah aplikasi versi ringan yang tidak memakan banyak memori dan cocok memang untuk hape yang ber-ram kecil. 

Ilustrasi, gambar dari Google

Tapi dibalik itu semua menurut saya Google sedang mengejar kesetaraan teknologi OS Apple Iphone yang mana aplikasi kecil tapi tidak membutuhkan ram yang besar. Lihatlah system Android sekarang membutuhkan RAM yang besar untuk beroperasi. Maka Google pun mengeluarkan Smartphone Android Go Edition yang dirancang khusus dengan spek RAM kecil sehingga cocok dengan keuangan penggunanya. 

Nah, aplikasi yang dibenamkan di Android Go ini berlabel atau bermarga Go yang artinya ringkas, ringan dan fastest (cepat). Saat ini anda bisa cek banyak aplikasi duplikat layanan Google berlabel Go di Playstore untuk digunakan ke Android dengan spek minim. Nah, bagi kita yang tidak memakai versi Android Go dari Google. Kita bisa menginstall aplikasi tersebut di Playstore dengan mengetik Google Go. 

Maka semua aplikasi yang dirancang khusus Android Go Edition akan ditampilkan. Aplikasi berlabel "Go" merupakan versi irit yang dirancang lebih ringan dibanding aplikasi standar dengan nama serupa tanpa embel-embel itu. "Kami meluncurkan Google, aplikasi terbaru dengan dukungan AI (kecerdasan buatan) yang dirancang khusus untuk pengguna baru internet di smartphone," jelas Kentaro Tokusei, Product Management Director Google Search, saat meluncurkan aplikasi Google Go. 

1. Google Go 
Ukuran file Google Go hanya 5 MB dan diklaim menghemat kuota data hingga 40 persen saat digunakan untuk melakukan penelusuran. Dengan ukuran yang kecil, smartphone dengan ruang penyimpanan kurang dari 1 GB pun akan tetap bisa menampung aplikasi Google Go. Google Go juga bisa diandalkan saat melakukan penelusuran di daerah dengan koneksi jaringan 2G atau disaat jaringan internet tidak stabil. Jika jaringan terputus, Google Go akan mengingat dan mengambil hasil penelusuran untuk ditampilkan saat pengguna online kembali. 

Nah, bagaimana ? canggih bukan? diam-diam Google ingin seperti Iphone memiliki file aplikasi kecil tidak konsumsi RAM besar tapi canggih. Jangankan kita sebagai pengguna, pihak Google saja mungkin heran kok Iphone dengan RAM kecil 1 GB lebih smooth dari pada Android RAM 4 GB. Nah, masalahnya Google mau bertanya kepada siapa? kalau tidak berinovasi. Benar apa betul nih? 😃😃😃 diskusi-diskusi netizen di forum-forum yang membandingkan Iphone RAM kecil Smooth dan mengapa Android menggunakan RAM kapasitas besar bertebaran di situs-situs sana. Padahal kalau kita tilik harga Iphone jauh lebih mahal dari Android tapi Iphone tetap laku gaes... 

Kembali ke laptop, khusus antarmuka Google Go (browser) dibuat sederhana dengan menyuguhkan isu-isu di internet yang sedang menjadi trending Google saat itu. Beberapa aplikasi yang diklaim banyak digunakan di Indonesia juga tersedia dan bisa diakses dengan satu kali ketukan. Pengguna bisa menemukan berita terhangat yang sedang trending hari ini, cukup dengan menggeser ke kanan dan menemukannya di menu "Discover". 

Google Go yang didukung kecerdasan buatan juga bisa membacakan isi halaman situs yang dibuka lewat audio, bahkan saat berada pada jaringan 2G sekalipun. Seraya dibacakan, kata per kata dalam teks akan ditandai untuk memudahkan pengguna menyimak apa yang sedang didengarkan. Dengan begitu, teks panjang akan lebih mudah dipahami sambil melakukan aktivitas lainnya, seperti memasak atau berolahraga. 

Google Go bisa diunduh melalui toko aplikasi Android Google Play Store . Meski ditujukan untuk ponsel segmen menengah ke bawah, smartphone kelas menengah dan kelas atas juga bisa mengunduhnya. Fitur lainnya Google Go App ini adalah berkerja sama dengan Wikipedia. Jadi, Wikipedia bahasa Inggris bisa diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Dukungan AI (Artificial Intelligence=Kecerdasan Buatan) juga digunakan untuk menyediakan konten berbahasa Indonesia lebih banyak lagi. 

Google akan mengidentifikasi artikel Wikipedia yang relevan namun hanya tersedia dalam Bahasa Inggris. Kemudian, Google akan memanfaatkan sistem yang disebut neural machine translation untuk menerjemahkan artikel tersebut secara kalimat utuh, bukan kata per kata, yang hasilnya akan muncul di laman pencarian Google Search. 

2. Google Maps Go 
Beralih ke aplikasi kedua yang sering dipakai masyarakat dumai adalah Google Map Go. Dalam acara Google for Indonesia, Google mengumukan fitur baru di Google Maps untuk memudahkan pengguna transportasi umum Transjakarta. Selain bisa melacak lokasi dan jadwal bus secara real-time, pengguna juga akan mendapatkan notifikasi alarm jika akan berhenti di halte tujuan. Kini, pengguna juga bisa membagikan lokasi perjalanan secara real-time ke teman, gebetan , mantan, atau keluarga. 😆😆😆😆 

2. YouTube Go 
YouTube Go merupakan aplikasi versi ringan dari versi asli YouTube. Dirancang untuk negara-negara yang mempunyai akses internet terbatas dan mahal. Fitur menarik dari YouTube Go ialah memungkinkan pengguna mengunduh video ke memori untuk ditonton lagi nanti. 

Dengan begitu, Anda tidak harus menghabiskan kuota hanya untuk menonton video yang sama. Video yang disimpan bahkan bisa juga dibagikan ke teman dekat menggunakan koneksi Bluetooth. 

3. Files Go 
Files Go adalah pengelola penyimpanan yang smart dari Google yang didesain untuk membantu mengelola berkas dan mengosongkan ruang penyimpanan di smartphone guna mempertahankan performa smartphone agar tetap nyaman digunakan. 

Cukup dengan beberapa tap, Anda dapat mengosongkan ruang penyimpanan dengan lebih cepat dan mudah: Menghapus foto lama, meme dari aplikasi chatting, file duplikat, aplikasi yang tidak digunakan, cache, spam, dan lain-lain 

Sedangkan untuk aplikasi berlabel GO banyak lagi seperti Gmail Go, Assiten Go dll. Bonus tambahan adalah informasi Aplikasi Datally. Tanpa adanya koneksi internet, smartphone tidak lagi ‘smart’. Lewat aplikasi Datally, Google ingin membantu Anda bisa mengontrol lebih luas terhadap penggunaan data jaringan seluler di smartphone. Aplikasi ini bisa digunakan untuk menghemat konsumsi data, jadi tak ada lagi kasus kehabisan kuota di tengah-tengah bulan.

Semoga artikel ini bermanfaat. Subscribe blog www.sanggauinformasi.com supaya anda tidak ketinggalan informasi dikala kami mengupdate konten. Konten di update setiap minggu. 


Post a Comment

0 Comments