Ticker

7/recent/ticker-posts

Bupati Sanggau Paolus Hadi mendorong Pemerintah Pusat menguatkan kolaborasi dengan daerah untuk memulihkan pendidikan nasional dimasa pola kehidupan baru

Bupati Sanggau Paolus Hadi mendorong Pemerintah Pusat menguatkan kolaborasi dengan daerah untuk memulihkan pendidikan nasional dimasa pola kehidupan baru. Hal itu disampaikan Bupati Sanggau saat menjadi pembicara Lingkar Belajar Daerah dalam Temu Pendidik Nusantara VII secara live virtual di ruang VVIP Kantor Bupati Sanggau, Minggu (13/12/2020).

Menurut Bupati, pandemic yang dihadapi Indonesia memukul seluruh sector kehidupan, termasuk pula pendidikan. Di Kabupaten Sanggau disebutkan Bupati Paolus Hadi ada sekitar 81 ribu siswa terdampak pandemic yang membuat Pemerintah Kabupaten harus mengambil keputusan yang berat yaitu merumahkan siswa.

Dikatakan Bupati, ketika Pemerintah Pusat bisa mengambil kebijakan untuk memulihkan ekonomi nasional dengan membagikan berbagai jenis bantuan sosial, pemulihan pendidikan nasional pun harusnya bisa juga dibidik Pemerintah Pusat.


“Kalau mau pendidikan maju kan, tidak bisa berdiri sendiri. Tetap akan ada infrastruktur lain yang menunjangnya. Apalagi kita sekarang bicara soal harus belajar dari rumah. Tapi bukan hanya itu, guru-guru kita juga sebenarnya diberi ilmu pengetahuan dengan biaya yang cukup dan juga sarana. Dan APBD tidak ada kemampuan maksimal soal itu. Tapi kami akan mencoba untuk tetap menyediakan sarana prasarana ini dalam konteks peningkatan kualitas guru. Dan satu lagi bagaimana memastikan aturan peran daerah misalnya sekarang kerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) itu satu metode pembelajaran yang mungkin bisa dibuat satu peraturan Bupati,” ujar Bupati Sanggau.

Temu Pendidik Nusantara VII yang diselenggarakan Komunitas Guru Balajar Nusantara ini diikuti sekitar 3000 se-Indonesia.

Selain Bupati Sanggau Paolus Hadi, beberapa pembicara acara Lingkar Belajar Daerah ini adalah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Hari Wuljanto, mewakili Gubernur Prov Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Haris mewakili Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikir, Sekda Kota Lubuklinggau, H. Rahman Sani mewakili Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe.

Post a Comment

0 Comments