Bouncing Heart Explosion

Menu Bawah

Translate

Kronologis warga Meranti diterkam buaya

Sanggau Informasi
29/04/2020, 02:23 WIB Last Updated 2020-07-24T13:10:51Z

Ringkasan





  • Panjang buaya itu sebenarnya 3,9 meter, masih kurang 10 sentimeter untuk disebut empat meter
  • Warga kemudian membelah perut buaya dan ditemukan sejumlah potongan tubuh manusia di dalamnya.
  • Warga Teluk Lanus Sei Apit, Kabupaten Siak beramai-ramai menangkap dan membelah tubuh predator yang memakan manusia itu, Senin (27/4).
  • Setelah sehari semalam, akhirnya dengan bantuan pawang buaya, korban ditemukan di dalam perut buaya Sungai Lakar.
  • Dalam pencarian tersebut terlihat warga menggunakan kapal tradisional menyusui parit-parit rawa daerah Teluk Lanus tersebut.




Kepada Yth : Kapolda Riau





Dari : Kapolres Siak





Perihal : Laporan perkembangan terjadinya peristiwa warga Desa Insit Kec. Tebing Tinggi Kab. Kepulauan Meranti yang diterkam buaya di Kp. Teluk Lanus Kec. Sungai Apit Kab. Siak.





Tembusan :





  1. Waka Polda Riau
  2. Irwasda Polda Riau
  3. Karo Ops Polda Riau
  4. Dir Intel Polda Riau
  5. Dir Pol Airud Polda Riau
  6. Kabid Humas Polda Riau.





https://youtu.be/yq6ptA9gqOM




Selamat sore Jenderal, Izin melaporkan perkembangan peristiwa tentang adanya warga Desa Insit Kec. Tebing Tinggi Kab. Kepulauan Meranti yang diterkam buaya di Kp. Teluk Lanus Kec. Sungai Apit Kab. Siak pada hari Minggu tanggal 26 April 2020 sekira jam 18.30 wib.





Identitas Korban :
Nama : Safri
Umur : 54 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Jl. pelabuhan Dusun Seringgam, Desa Insit Kec. Tebing tinggi barat Kab. Kep Meranti
Pekerjaan : Nelayan





Saksi :
Nama : Toha
Pekerjaan : Nelayan
Alamat : Kec. Tebing tinggi barat Kab. Kep Meranti





Kronologis Kejadian :





Pada hari Minggu tanggal 26 April 2020 sekira Pukul 08.00 Wib Korban bersama Sdr. Toha pergi menangkap ikan di perairan Sungai Kp. Teluk Lanus Kec. Sungai Apit Kab. Siak.
Pada pukul 18.30 Wib di Perairan Kp. Teluk Lanus Kec. Sungai Apit Korban ( Sdr. Safri ) dan temannya Sdr. Toha tiba - tiba di serang oleh seekor buaya.
Pada saat diserang teman korban Sdr. Toha berhasil melepaskan diri dari terkaman buaya dan Korban Sdr. Safri tidak bisa melepaskan diri dari terkaman Buaya tersebut.
Melihat Sdr. Safri belum bisa melepaskan diri dari terkaman Buaya teman Korban Sdr. Toha berupaya menyelamatkan Korban namun tidak berhasil.
Melihat kejadian tersebut teman Korban Sdr. Toha mencari pertolongan dengan menghubungi pihak Desa teluk Lanus Kec. Sungai Apit dan saat ini Warga sekitar sedang sedang melakukan pencarian Korban di Perairan Kp. Teluk lanus Kec. Sungai Apit.





Pada hari senin tanggal 27 April sekira pukul 10.00 Wib bagian sebelah kaki korban berhasil ditemukan oleh masyarakat sekitar yg berada di daratan pinggiran sungai.
Sekira pukul 15.00 Wib Masyarakat sekitar berhasil menemukan Buaya yang diduga telah Menerkam dan memakan Korban.
Setelah buaya berhasil di tangkap warga dengan cara menaburkan Cairan infektisida merk Dencis tempat di duga buaya tersebut berada, buaya merapung ke permukaan air karena mabuk Cairan infektisida, masyarakat menjaringnya kemudian ditombak, buaya tersebut langsung dibawa ke darat, perutnya dibelah dan ditemukan sisa orga tubuh Korban yang sudah terpotong di dalam Perut buaya.





Demikian laporan ini disampaikan Dumm.


Komentar

Tampilkan

Info lainnya




Terkini

Terupdate

Pelantikan pengurus PGI Kabupaten Sanggau

Sanggau, Jumat 25 September di GKNI Antiokhia Sanggau jalan Jendral Sudirman No. 16 Sanggau. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Kab...

 
Sanggau Informasi
Public group · 305 members
Join Group
Group Jual Beli ini web kita www.sanggauinformasi.com