Bouncing Heart Explosion

Menu Bawah

Translate

Pantak adalah dokumentasi jaman dulu bagi masyarakat adat Dayak rumpun Kanayatn

Sanggau Informasi
02/03/2020, 03:46 WIB Last Updated 2020-07-22T14:21:34Z

Pantak adalah dokumentasi jaman dulu sebelum ada teknologi fotografi bagi masyarakat Dayak rumpun Kanayatn. Masyarakat adat membuat patung untuk mendokumentasikan orang yang berjasa atau pahlawan, maka orang-orang Dayak terutama rumpun Kanayatn banyak membuat patung untuk menghormati tokoh-tokoh atau pahlawannya, patung inilah yang disebut PANTAK.









Untuk diketahui, pantak umumnya terbuat dari kayu ulin, namun ada juga yang dipahat di sebuah batu berbentuk manusia lengkap dengan tangan dan kaki.





Pantak sendiri terdiri dari berbagai ukuran. Selain sebagai figurative dari tokoh, panglima, atau orang sakti jaman dahulu, Pantak juga dibuat sebagai batas kampung dan pelindung kampung diyakini sebagai penjaga kampung dari musuh atau wabah penaykit.





Saat ini keberadaan PANTAK semakin terancam sebab banyak dicuri untuk dijual atau dalam keadaan tidak terawat lagi oleh sebab itu perlu dijaga salah satu warisan budaya Dayak Kenayatn ini.





Setelah proses ritual tersebut selesai, di lanjutkan dengan makan bersama. Yang paling penting dalam semua proses tersebut, adalah budaya gotong dan kebersamaan dalam masyarakat. Hal-hal sederhana yang sangat pantas disyukuri.





Saya bangga menjadi orang Dayak.





Angeline Fremalco, S.H.


Komentar

Tampilkan

Info lainnya




Terkini

Terupdate

Pelantikan pengurus PGI Kabupaten Sanggau

Sanggau, Jumat 25 September di GKNI Antiokhia Sanggau jalan Jendral Sudirman No. 16 Sanggau. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Kab...

 
Sanggau Informasi
Public group · 305 members
Join Group
Group Jual Beli ini web kita www.sanggauinformasi.com