Bouncing Heart Explosion

Menu Bawah

Translate

Krisantus mengusulkan pembebasan 6 petani ladang di Sintang, dibebaskan oleh pemerintah pusat

Sanggau Informasi
20/11/2019, 05:46 WIB Last Updated 2020-07-24T13:11:45Z

Krisantus Kurniawan, S.IP, M.Si dengan tegasnya mengatakan penjawab pertanyaan pertemuan minggu lalu mengapa ada kabut asap di Kalbar adalah karera gawai Dayak serentak adalah menyontek pernyataan Sutopo yang kena adat pada tanggal 4 September 2019.





Pak Krisantus menjelaskan bahwa kabut asap bukanlah karena tradisi Dayak membakar ladang apalagi gawai tapi karena ulah perusahaan yang membakar lahan tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Tradisi Dayak membakar ladang untuk bertahan hidup dari jaman nenek moyang dan dari dulu tidak ada kabut asap tapi semenjak banyak perusahaan perkebunan maka dampak sangat terasa karena mereka menyalip membakar lahan disaat orang Dayak Membakar Ladang.





Pak Krisantus mengatakan esensi gawai Dayak adalah ucapan syukur kepada Jubata atau Tuhan Maha Esa. Karena saking tidak terima pernyataan seperti itu bahwa kabut asap dikarenakan orang Dayak pak Krisantus di interupsi supaya jangan terlalu menggebu. Akhirnya pak Krisantus menyatakan fakta lapangan betapa merananya orang Dayak berladang membakar lahan yang tidak begitu luas lalu dipenjara di Sintang.





Di Penghujung pak Krisantus berpantun, yang bermakna dan pesan tersirat, supaya pemerintah pusat membebaskan petani yang dipenjara di Sintang karena membakar ladang.






https://www.youtube.com/watch?v=S1qY6N1mWhA
Subscribe Youtube Putra Pendoras Jaya

Komentar

Tampilkan

Info lainnya




Terkini

Terupdate

Pelantikan pengurus PGI Kabupaten Sanggau

Sanggau, Jumat 25 September di GKNI Antiokhia Sanggau jalan Jendral Sudirman No. 16 Sanggau. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Kab...

 
Sanggau Informasi
Public group · 305 members
Join Group
Group Jual Beli ini web kita www.sanggauinformasi.com