Bouncing Heart Explosion

Menu Bawah

Translate

Kasian, ratapan anak Petani Sintang, karena bapaknya di penjara

Sanggau Informasi
21/11/2019, 10:01 WIB Last Updated 2020-07-24T13:10:51Z

Joy Lucas  salah satu netizen berkomentar terhadap kasus petani yang di penjara di Sintang. Nampak dalam foto dua anak petani peladang yang ayahnya ditangkap polisi karena membakar ladang. Mereka meminta bapak presiden membebaskan ayah mereka. Bagi anak seusia mereka memiliki ayah jauh lebih penting dari sekedar punya presiden. Bagi yang peduli masa depan kaum peladang, mari viralkan ini dengan harapan bisa dilihat oleh bapak presiden Joko Widodo.





Petani disidang





https://www.youtube.com/watch?v=gJayEdiEwIQ
Usaha DPR RI Komisi IV untuk revisi ketentuan membakar ladang. Pantau terus sanggauinformasi.com




Image may contain: 2 people
Anak Petani yang bapaknya dipenjara karena berladang




Screenshot, mari viralkan.




Hari ini Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) beserta adik-adik mahasiswa di kabupaten Sintang, menduduki gedung DPRD kabupaten Sintang dan merangsek masuk ke ruang rapat dan menghentikan rapat paripurna pembahasan anggaran demi membawa persoalan petani yg diproses hukum dalam forum audiensi dengan para wakil rakyat yang terhormat.





Video suasana dalam gedung









Image may contain: one or more people and crowd
Suasana luar gedung DPRD Sintang




Disini kami tidak melawan negara. Disini kami datang membela diri. Membela nurani dan hukum yang berperikemanusiaan.
Kami protes karena peraturan yang dibuat oleh pemerintah terkait hal ini tidak mengakomodir ciri kultural kami. Terkesan dipaksakan dan tidak melalui telaah yang komprehensif terkait identitas dan kearifan lokal kami. Dan akhirnya rakyat kecil yang jadi tumbal. Kami menolak itu.





Image may contain: 11 people, crowd and indoor
Dalam Gedung DPRD Sintang




Wahai bapak Presiden dan bapak Kapolri yang baru, tolong jangan jadikan petani peladang sebagai korban dari kesemrawutan penanganan persoalan lingkungan hidup di negeri ini.
Kami ingin kemajuan tapi kami menolak dijadikan korban. Kami ingin alam yg asri tapi kami menolak kriminalisasi karenanya.
PELADANG BUKAN PENJAHAT dan membakar ladang BUKAN TINDAK KEJAHATAN. Mengapa perusahaan sawit biang asap hanya disegel sementara peladang dibui.





Image may contain: 10 people, people smiling, people standing
Sepertinya ada kesepakatan




Ingat bapak presiden, Sintang adalah kabupaten perbatasan. Hanya berjarak satu jam jalan kaki dari ladang kami, ada kemakmuran negeri tetangga. Tapi kami masih juga bangga disebut orang Indonesia. Tolong jangan biarkan hukum NKRI memicu terkikisnya nasionalisme kami.





Jika hukum NKRI tak bisa adil kepada kami maka relakan kami menentukan nasib sendiri. Karena untuk apa kami disebut anak Pertiwi jika sulit berdaulat sebagai petani...!!!!!





Lihat aksi pak Krisantus terkait petani kena penjara


Komentar

Tampilkan

Info lainnya




Terkini

Terupdate

Pelantikan pengurus PGI Kabupaten Sanggau

Sanggau, Jumat 25 September di GKNI Antiokhia Sanggau jalan Jendral Sudirman No. 16 Sanggau. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Kab...

 
Sanggau Informasi
Public group · 305 members
Join Group
Group Jual Beli ini web kita www.sanggauinformasi.com