Bouncing Heart Explosion

Menu Bawah

Translate

17 September 2019 RUU KPK disahkan pemerintah, ini 6 point alasannya.

Sanggau Informasi
24/09/2019, 07:52 WIB Last Updated 2020-07-24T13:11:27Z

Beberapa pekan berlalu kita disuguhkan pro kontra tentang revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi. Banyak penulis blog atau pegiat sosmed mengatakan revisi ini menguntungkan para Koruptor.




Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menghambat investasi. Adapun 6 point alasan RUU KPK disahkan seperti judul diatas adalah :




  1. Kedudukan KPK sebagai lembaga hukum berada dalam rumpun kekuasaan eksekutif yang dalam kewenangan dan tugas bersifat independen dan bebas dari kekuasaan.
  2. Pembentukan dewan pengawas untuk mengawasi kewenangan dan tugas KPK agar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dewan pengawas telah disepakati mayoritas fraksi dan pemerintah ditunjuk oleh presiden.
  3. Revisi terhadap kewenangan penyadapan oleh KPK di mana komisi meminta izin kepada dewan pengawas.
  4. Mekanisme penggeledahan dan penyitaan yang juga harus seizin dewan pengawas.
  5. Mekanisme penghentian dan atau penuntutan kasus tipikor.
  6. Terakhir terkait sistem pegawai KPK di mana pegawai menjadi ASN.



Itulah pro kontra RUU KPK yang disahkan pemerintah, lain halnya dengan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang ditunda pengesahannya oleh Presiden Joko Widodo. Ini dilakukan karena menyangkut peraturan tentang:




  1. Penghinaan presiden.
  2. Perzinahan, mulai dari kumpul kebo, berhubungan intim pasangan belum menikah.
  3. Pengadilan cinta atau peraturan penghukuman bagi salah satu pasangan yang ingkar untuk menikah padahal sudah melakukan hubungan badan dan berjanji menikah
  4. Rancangan undang-undang ini diperluas oleh MUI terkait perlindungan anak-anak dibawah umur sehingga pengesahan ditunda.



Demikian info yang sedang hangat di media sosial dikalangan kita orang Indonesia.


Komentar

Tampilkan

Info lainnya




Terkini

Terupdate

Wakil ketua DPRD Sanggau Acam SE diundang khotbah oleh Pdt. Sudarsono

Acam, SE sedang khotbah Minggu, 30 Agustus 2020 berlokasi di dusun Pintu Sepuluh desa Melobok, Pak Acam yang menjabat wakil ketua DPRD...

 
Sanggau Informasi
Public group · 305 members
Join Group
Group Jual Beli ini web kita www.sanggauinformasi.com